Oleh : Mutmainnah

Kajian Ramadhan berseri merupakan sebuah program yang direncanakan sebagai agenda rutin yang diadakan oleh Dormitory UHAMKA. Sebuah gagasan yang diusung dan dikaji menjadi tema di dalam kajian ramadhan berseri #11 ini yaitu “Menelusuri Kisah Nabi Ya’qub AS” pada pertemuan Kesebelas ini hari Jumat (23/04/2021) yang dimulai pukul 05.00-06.00 WIB. Kajian ini dimaksimalkan via daring melalui aplikasi zoom meeting dan kajian tersebut diisi oleh Staff Pembina Dormitory UHAMKA yaitu Ilham Rizkiyanto, S. Pd. Harapan besar kegiatan ini menjadi kegiatan rutin dan bernilai ibadah di bulan suci Ramadhan ini. Program kajian berseri melibatkan seluruh santri Dormitory UHAMKA dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Ekonomi Bisnis, Fakultas Teknik, dan Fakultas Kedokteran.

Nabi Ya’qub merupakan tokoh dalam Al-qur’an. Nabi Ya’qub merupakan putra dari Nabi Ishaq AS dan Ribka binti Batuel. Nabi Ya’qub AS, lahir di palestina. Membpunyai saudara laki-laki bernma Esau. Keduanya bukanlaah saudara yang akrab karena mereka sering bersaing dan bersengketa di akibatkan oleh iri hati yang dimiliki esau kepda nabi ya’qub as. Terlibat konflik dengan saudaranya yaitu esau nabi yaqub pergi merantau ke tempat tinggal pamannya yang bernama Laban bin Batu’il. Berjalannya kehidupan nabi Ya’qub di Negeri Harran, Ya’qub menggembala kambing selama 7 tahun kemudian menikahi saudara sepupunya yaitu Lea, kemudian menikahi adiknya yaitu Rachel selang 7 tahun,  beberapa tahun kemudian menikahi budak dari Lea dan Rahel Yaitu Bilha dan Zilpa.

Nabi Ya’qub as memiliki dua belas  anak yang Allah sebut mereka dengan sebutan asbat (keturunan Ya’qub) dalam Alquran. Dari Rahil lahirlah Nabi Yusuf AS dan Bunyamin. Dan dari Laya lahirlah Ruben, Simeon, Lewi, Yehuda, Dan, Zebulon. Dari budak milik Rahil lahir dan Naftali, serta dari budak milik Lea lahir Gad dan Asyer. Nabi Yakub juga mempunyai seorang anak perempuan bernama Dina.

Setelah sekian lama tinggal dan berumah tangga di Negeri Harran ya’qub kembali ke tanah kelahirannya yaitu palestina kepulangan nabi ya’qub AS ditemani oleh saudaranya esau hingga wafatya nabi ya’qub AS disana. Menjelang wafat nabi Ya’qun berwasiat yaitu diterangkan pada Q.S Al- Baqarah 2:132-133 yang terjemahannya yaitu:

Dan Ibrahim mewasiatkan (ucapan) itu kepada anak-anaknya, demikian pula Yakub. “Wahai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini untukmu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim.” (Al- Baqarah 2:132)

Apakah kamu menjadi saksi saat maut akan menjemput Yakub, ketika dia berkata kepada anak-anaknya, “Apa yang kamu sembah sepeninggalku?” Mereka menjawab, “Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu yaitu Ibrahim, Ismail dan Ishak, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kami (hanya) berserah diri kepada-Nya.” (Al- Baqarah 2:133)

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *